Kondisi Sosial Ekonomi Budaya Masyarakat Bali dan Pengaruhnya terhadap Penyelenggaraan Bangunan Gedung
1. Pendahuluan Pembangunan sarana dan prasarana dasar di Bali, khususnya bangunan gedung, tidak hanya dipengaruhi oleh aspek teknis dan tata ruang, tetapi juga oleh keragaman kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyaraka
Kemudahan Akses Penyedia Jasa dan Bantuan Konsultansi Teknis: Strategi Percepatan Implementasi PBG–SLF di Daerah
1. Pendahuluan Dalam rangka penyusunan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, pemerintah pusat melalui Direktorat Bina Pen
Ketentuan Tata Bangunan dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR): Antara Regulasi Teknis dan Kearifan Arsitektur Lokal Bali
1. Pendahuluan Ketentuan tata bangunan merupakan salah satu komponen penting dalam RDTR yang berfungsi menjaga keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta karakter visual kawasan.Sebagaimana diatur dalam Lampiran IV Peratur
Telaahan Kebijakan: Membangun Bali yang Berkelanjutan dan Berbasis Kearifan Lokal Pasca-Banjir 10 September 2025
1. Latar Belakang Peristiwa banjir besar yang melanda kawasan Sarbagita (Denpasar–Badung–Gianyar–Tabanan) pada 10 September 2025 menjadi peringatan serius bagi arah pembangunan Bali.Banjir kali ini berbeda: bukan lagi ak
KETENTUAN INTENSITAS PEMANFAATAN RUANG DAN TATA BANGUNAN DALAM RDTR
1. Pendahuluan Intensitas pemanfaatan ruang merupakan parameter utama dalam peraturan zonasi (PZ) yang mengatur seberapa padat suatu zona dapat dibangun.Ketentuan ini berfungsi untuk menjaga keseimbangan antara ruang ter
ATURAN DASAR PEMANFAATAN RUANG DALAM PERATURAN ZONASI (Klasifikasi ITBX dan Implikasi bagi Penataan Ruang Bali)
1. Pendahuluan Aturan dasar dalam peraturan zonasi merupakan materi wajib dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang berfungsi sebagai panduan hukum dan teknis untuk pengendalian pemanfaatan ruang di tingkat tapak.Keten
MUATAN RENCANA DETAIL TATA RUANG (RDTR): INSTRUMEN STRATEGIS PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG
1. Pendahuluan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) merupakan dokumen operasional yang menjabarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten/kota secara lebih rinci dan spasial. RDTR disusun untuk mengatur arah pembangunan
MENGENAL PERATURAN ZONASI
1. Pengantar Peraturan Zonasi (PZ) merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem penataan ruang yang berfungsi mengendalikan pemanfaatan ruang sesuai dengan peruntukannya. Berdasarkan Permen ATR/BPN No. 11 Tahun 20
Konsep Kemampuan Lahan: Dasar Evaluasi Spasial untuk Penataan Ruang dan Pengelolaan Wilayah Berkelanjutan
Abstrak Konsep kemampuan lahan (land capability) merupakan dasar dalam penilaian daya dukung fisik suatu wilayah untuk berbagai peruntukan ruang, baik pertanian maupun non-pertanian. Dalam konteks perencanaan tata ruang,
Evaluasi dan Refleksi Penataan Ruang dan Pengelolaan Wilayah Sungai Pasca Banjir Bali 10 September 2025
1. Pendahuluan Peristiwa banjir besar Bali pada 9–10 September 2025 di kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan) bukan hanya bencana hidrologis, melainkan juga bencana tata ruang dan moral ekologis.Banjir in
Sistem Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kawasan Perkotaan Sarbagita: Fondasi Hidrologis bagi Ketahanan Ruang Bali
1. Pendahuluan Kawasan Denpasar – Badung – Gianyar – Tabanan (Sarbagita) merupakan pusat kegiatan ekonomi, pemerintahan, dan pariwisata di Provinsi Bali. Dengan tingkat urbanisasi yang tinggi dan tekanan ruang yang semak
Rencana Aksi Implementasi dan Mekanisme Evaluasi Sinkronisasi RTRW–Sektor di Bali
Pendahuluan Sinkronisasi RTRW Provinsi Bali dengan kebijakan sektoral tidak akan efektif tanpa rencana aksi implementasi yang terstruktur dan mekanisme evaluasi yang terukur.Sebagai lembaga teknis yang membidangi penataa