Profil RTRW Kabupaten Jembrana Tahun 2023–2043
Gambaran Umum
Kabupaten Jembrana merupakan bagian dari satu kesatuan ruang wilayah Provinsi Bali dengan karakter wilayah yang mencakup kawasan pesisir, dataran, kawasan pertanian, permukiman, kawasan perkotaan, perbukitan, dan pegunungan.
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jembrana Tahun 2023–2043 merupakan instrumen penataan ruang yang memberikan arah bagi struktur ruang, pola ruang, kawasan strategis, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang di Kabupaten Jembrana.
RTRW tersebut ditetapkan melalui Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 1 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jembrana Tahun 2023–2043, yang ditetapkan dan diundangkan pada 24 Februari 2023 dan berstatus berlaku.

1. Posisi dan Karakteristik Wilayah
Kabupaten Jembrana berada di bagian barat Pulau Bali dan memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang wilayah Bali.
Wilayah Jembrana memiliki luas sekitar 84.881 hektare, dengan karakter geografis yang mencakup kawasan pegunungan di bagian utara, kawasan pertanian dan permukiman, kawasan perkotaan, serta kawasan pesisir dan perairan di bagian selatan.
Secara astronomis, wilayah Kabupaten Jembrana berada pada sekitar 8°09'30"–8°28'02" Lintang Selatan dan 114°26'28"–115°51'28" Bujur Timur.
Karakter wilayah tersebut membentuk keragaman fungsi ruang, antara lain pertanian, permukiman, perkotaan, pariwisata, perikanan, industri, kawasan lindung, serta kawasan pesisir dan laut.
Wilayah Jembrana juga mencakup pulau-pulau kecil, antara lain Pulau Kalong, Pulau Burung, dan Pulau Gadung.
2. Batas Wilayah
Kabupaten Jembrana berbatasan dengan:
Sebelah utara: Kabupaten Buleleng;
Sebelah timur: Kabupaten Tabanan;
Sebelah selatan: Samudra Hindia;
Sebelah barat: Selat Bali.
Posisi tersebut menjadikan Jembrana memiliki hubungan ruang yang kuat dengan wilayah Bali bagian utara dan timur serta dengan kawasan perairan Selat Bali dan wilayah Jawa Timur.
3. Wilayah Administratif
Kabupaten Jembrana terdiri atas 5 kecamatan, yaitu:
Kecamatan Jembrana;
Kecamatan Melaya;
Kecamatan Mendoyo;
Kecamatan Negara; dan
Kecamatan Pekutatan.
Wilayah administratif tersebut menjadi salah satu dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan masyarakat, serta pengelolaan dan pemanfaatan ruang.
Data administrasi wilayah dapat dibaca bersama dengan data desa, kelurahan, desa adat, serta data geospasial yang tersedia pada TARUBALI.
4. Tujuan Penataan Ruang
Tujuan penataan ruang Kabupaten Jembrana sebagaimana ditetapkan dalam RTRW adalah:
“Mewujudkan Ruang Wilayah Kabupaten sebagai pusat pengembangan Wilayah bagian barat melalui pengembangan Kawasan Peruntukan Industri yang didukung oleh kegiatan pertanian, pariwisata dan perikanan berdasarkan daya dukung lingkungan dan berlandaskan falsafah Tri Hita Karana.”
Rumusan tersebut menempatkan pengembangan wilayah, kegiatan industri, pertanian, pariwisata, dan perikanan dalam satu kerangka penataan ruang yang memperhatikan daya dukung lingkungan serta nilai kearifan lokal.
5. Kebijakan dan Strategi Penataan Ruang
Kebijakan dan strategi penataan ruang Kabupaten Jembrana diarahkan untuk mendukung perkembangan wilayah secara terpadu, antara lain melalui:
pengembangan pusat-pusat permukiman dan kegiatan ekonomi secara proporsional, berkeadilan, dan berjenjang;
peningkatan konektivitas serta keterpaduan sistem transportasi antarwilayah;
peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan prasarana wilayah;
pengembangan kegiatan ekonomi sesuai karakteristik dan potensi wilayah;
perlindungan kawasan yang memiliki fungsi penting bagi lingkungan dan keberlanjutan wilayah; dan
pengelolaan pemanfaatan ruang dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan.
Kebijakan dan strategi tersebut menjadi dasar dalam mewujudkan struktur dan pola ruang sebagaimana ditetapkan dalam RTRW.
6. Rencana Struktur Ruang
Rencana struktur ruang Kabupaten Jembrana menggambarkan sistem pusat permukiman dan jaringan prasarana yang membentuk keterhubungan antarbagian wilayah.
Rencana tersebut mencakup antara lain:
sistem pusat permukiman;
jaringan transportasi;
jaringan jalan dan keterhubungan antarwilayah;
jaringan energi;
jaringan telekomunikasi;
jaringan sumber daya air;
jaringan prasarana lainnya; dan
keterkaitan sistem jaringan dengan struktur ruang Provinsi Bali.
Struktur ruang diarahkan untuk mendukung pemerataan pelayanan, peningkatan konektivitas, penguatan pusat kegiatan, serta keterhubungan Jembrana dengan wilayah Bali dan kawasan regional.
7. Rencana Pola Ruang
Rencana pola ruang memberikan arahan mengenai distribusi kawasan lindung dan kawasan budi daya di wilayah Kabupaten Jembrana.
Pengaturan pola ruang mempertimbangkan fungsi kawasan, karakteristik wilayah, kebutuhan pembangunan, serta daya dukung dan daya tampung lingkungan.
Kawasan budi daya antara lain berkaitan dengan pertanian, permukiman, kegiatan ekonomi, pariwisata, perikanan, industri, dan fungsi ruang lainnya sesuai dengan RTRW.
Informasi yang lebih rinci mengenai delineasi dan ketentuan pemanfaatan ruang disajikan melalui dokumen dan peta RTRW Kabupaten Jembrana.
8. Kawasan Strategis Kabupaten
Kawasan strategis merupakan bagian wilayah yang penataan ruangnya diprioritaskan karena memiliki pengaruh penting terhadap kepentingan ekonomi, sosial budaya, lingkungan, dan kepentingan strategis lainnya.
Kawasan strategis Kabupaten Jembrana ditetapkan dalam RTRW sesuai dengan karakteristik dan kepentingan pengembangan wilayah.
Informasi mengenai lokasi dan delineasi kawasan strategis dapat dilihat melalui dokumen serta peta RTRW Kabupaten Jembrana yang tersedia pada TARUBALI.
9. RDTR sebagai Penjabaran RTRW
Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) merupakan penjabaran RTRW pada kawasan tertentu yang memberikan arahan lebih rinci dan operasional mengenai struktur ruang, pola ruang, serta ketentuan pemanfaatan ruang.
A. RDTR yang Telah Ditetapkan dan Berlaku
No. | RDTR | Dasar Hukum | Tahun RDTR | STATUS Protaru |
|---|---|---|---|---|
| 1 | RDTR Kawasan Perkotaan Negara | Perbup Jembrana Nomor 4 Tahun 2023 | 2023–2043 | Lihat |
| 2 | RDTR Kawasan Perkotaan Melaya | Perbup Jembrana Nomor 7 Tahun 2024 | 2024–2044 | Lihat |
| 3 | RDTR Kawasan Perkotaan Pengambengan | Perbup Jembrana Nomor 9 Tahun 2025 | 2025–2045 | Lihat |
| 4 | RDTR Kawasan Perkotaan Pekutatan | Perbup Jembrana Nomor 13 Tahun 2025 | 2025–2045 | Lihat |
| 5 | RDTR Kawasan Efektif Pariwisata Perancak | Perbup Jembrana Nomor 34 Tahun 2025 | 2025–2045 | Lihat |
RDTR Kawasan Perkotaan Negara ditetapkan dan diundangkan pada 22 Februari 2023. RDTR Kawasan Perkotaan Melaya ditetapkan dan diundangkan pada 26 Maret 2024.
RDTR Kawasan Perkotaan Pengambengan ditetapkan dan diundangkan pada 8 April 2025, sedangkan RDTR Kawasan Perkotaan Pekutatan ditetapkan dan diundangkan pada 6 Mei 2025.
RDTR Kawasan Efektif Pariwisata Perancak ditetapkan dan diundangkan melalui Perbup Jembrana Nomor 34 Tahun 2025 pada 20 Oktober 2025.
B. RDTR dalam Proses Pengembangan
Berdasarkan data proses yang tersedia, terdapat kawasan RDTR yang masih berada dalam tahapan pengembangan, antara lain:
| No. | RDTR | Informasi Proses |
|---|---|---|
| 1 | RDTR Kawasan Perkotaan Mendoyo | Proses penyusunan/pengembangan |
| 2 | RDTR Kawasan Perkotaan Gilimanuk | Proses penyusunan/pengembangan |
| 3 | RDTR Kawasan Perkotaan Yehembang | Proses penyusunan/pengembangan |
Informasi mengenai RDTR dalam proses dapat diperbarui mengikuti perkembangan penyusunan, fasilitasi, validasi, dan penetapan peraturan.
Catatan: status “dalam proses” tidak disamakan dengan RDTR yang telah ditetapkan dan berlaku. Pembaruan pada TARUBALI perlu mengikuti dokumen dan status resmi terbaru.
10. Data, Peta, dan Dokumen RTRW
TARUBALI menyediakan ruang informasi untuk mengakses dan memahami data serta dokumen tata ruang Kabupaten Jembrana.
Informasi yang dapat dikembangkan dan disajikan meliputi:
dokumen RTRW Kabupaten Jembrana;
peta rencana struktur ruang;
peta rencana pola ruang;
peta kawasan strategis;
data administrasi wilayah;
data RDTR;
data dan informasi geospasial pendukung;
peta jaringan prasarana;
dokumen peraturan tata ruang; dan
informasi tata ruang lainnya.
Dokumen utama RTRW adalah Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 1 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jembrana Tahun 2023–2043, yang berstatus berlaku dan tercatat dalam JDIH Kabupaten Jembrana.
Data, peta, dan dokumen perlu dibaca secara terpadu dengan ketentuan peraturan yang berlaku serta sumber data resmi.
11. Jembrana dalam Satu Ruang Bali
Kabupaten Jembrana merupakan bagian dari satu kesatuan ruang Provinsi Bali.
Karakter wilayah Jembrana yang mencakup kawasan pegunungan, hutan, pertanian, permukiman, perkotaan, industri, pariwisata, perikanan, pesisir, dan laut memiliki keterkaitan dengan sistem ruang kabupaten/kota lainnya.
Di bagian utara, Jembrana berhubungan dengan Kabupaten Buleleng. Di bagian timur berbatasan dengan Kabupaten Tabanan. Di bagian barat, wilayahnya berhubungan dengan Selat Bali, sedangkan bagian selatan merupakan kawasan pesisir dan perairan Samudra Hindia.
Keterhubungan tersebut menunjukkan bahwa penataan ruang Jembrana tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian dari sistem ruang Bali yang saling berhubungan melalui jaringan transportasi, prasarana, ekosistem, kegiatan ekonomi, sosial budaya, serta mobilitas masyarakat.
Penutup
RTRW Kabupaten Jembrana Tahun 2023–2043 memberikan kerangka jangka panjang bagi penataan ruang wilayah dengan mengintegrasikan struktur ruang, pola ruang, kawasan strategis, serta arah pemanfaatan dan pengendalian ruang.
Melalui RTRW dan RDTR, arah perkembangan wilayah dapat diterjemahkan secara lebih terstruktur sesuai karakter wilayah, kebutuhan masyarakat, potensi ekonomi, serta daya dukung dan daya tampung lingkungan.
Memahami Jembrana dalam kerangka RTRW berarti memahami Jembrana sebagai bagian dari satu kesatuan ruang Bali.
Sumber Utama
Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 1 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jembrana Tahun 2023–2043.
Peraturan Bupati Jembrana Nomor 4 Tahun 2023 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Negara Tahun 2023–2043.
Peraturan Bupati Jembrana Nomor 7 Tahun 2024 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Melaya Tahun 2024–2044.
Peraturan Bupati Jembrana Nomor 9 Tahun 2025 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Pengambengan Tahun 2025–2045.
Peraturan Bupati Jembrana Nomor 13 Tahun 2025 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Pekutatan Tahun 2025–2045.
Peraturan Bupati Jembrana Nomor 34 Tahun 2025 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Efektif Pariwisata Perancak Tahun 2025–2045.
Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kabupaten Jembrana.