Sad Kerthi: Enam Jalan Memuliakan Kehidupan Bali
Memahami Sad Kerthi sebagai enam jalan memuliakan kehidupan Bali: Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi. Artikel ini menghubungkan kearifan lokal dengan hubungan manusia, alam, kebudayaan, dan tanggung jawab penataan ruang untuk keberlanjutan Gumi Bali.
Hidup yang Menghidupi, Urip yang Menguripi: Wejangan Leluhur Bali tentang Alam dan Kelangsungan Kehidupan
Menyelami wejangan leluhur Bali yang dikaitkan dengan Lontar Batur Kalawasan tentang menjaga gunung, laut, dan lingkungan sebagai sumber kehidupan. Artikel ini menghubungkan kearifan lokal, Sad Kerthi, Tri Hita Karana, dan tanggung jawab penataan ruang untuk keberlanjutan Gumi Bali.
Rwa Bhineda: Keselarasan dalam Perbedaan
Memahami Rwa Bhineda sebagai kearifan lokal Bali untuk membaca perbedaan, relasi, dan keseimbangan dalam kehidupan. Artikel ini menghubungkan manusia dan alam, hulu dan hilir, ruang publik dan privat, serta pembangunan dan pelestarian dalam konteks penataan ruang Bali.
Tri Semaya: Alam, Krama, dan Kebudayaan Bali dalam Lintasan Waktu
Memahami Tri Semaya melalui hubungan Alam Bali, Krama Bali, dan Kebudayaan Bali dalam dimensi masa lalu, masa kini, dan masa depan. Literasi ini mengajak kita membaca perubahan ruang, merawat warisan budaya, dan membangun tanggung jawab antargenerasi demi keberlanjutan Gumi Bali.
Policy Brief 02 — Transformasi RTRW Bali 2028–2048
Policy Brief 02 membahas arah transformasi RTRW Provinsi Bali Tahun 2028–2048 sebagai instrumen strategis untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan budaya, kebutuhan pembangunan, pemerataan ekonomi, ketahanan wilayah, serta dinamika masa depan.




