Atribut Desa Adat di Bali Berdasarkan Konsepsi Tri Hita Karana
Desa adat di Bali merupakan sebuah komunitas kecil yang memiliki atribut pokok yang terkait erat dengan filosofi Tri Hita Karana, yang mencakup hubungan harmonis antara manusia, lingkungan, dan Tuhan. Atribut-atribut uta
Pengertian Komunitas Masyarakat Bali: Ciri-ciri dan Legitimasi
Untuk memahami komunitas masyarakat Bali, penting untuk memperhatikan ciri-ciri khas yang membentuk struktur sosial dan budaya mereka. Komunitas masyarakat Bali, khususnya dalam konteks desa adat, memiliki karakteristik
Perkembangan Desa Wisata di Bali: Tantangan dan Peluang
Bali memiliki 238 desa wisata. Desa-desa tersebut terbagi dalam beberapa kategori pengembangan. Kategori tersebut adalah 101 desa rintisan, 107 desa berkembang, 27 desa maju, dan 3 desa mandiri. Pasca pandemi COVID-19, B
Tren Pariwisata dan Isu Pengembangan Desa Wisata
Perubahan dalam industri pariwisata global memperlihatkan pergeseran signifikan dari wisata massal (mass tourism) menuju wisata alternatif (alternative tourism). Tren ini memberikan keuntungan tersendiri bagi desa wisata
Konsep Pembangunan Desa Wisata di Indonesia
Pembangunan desa wisata di Indonesia bertujuan untuk mengembangkan potensi lokal. Pendekatan holistik mencakup berbagai dimensi, baik budaya, alam, maupun kreativitas. Secara garis besar, desa wisata Indonesia memiliki t
Konsep Sanga Mandala dalam Arsitektur Tradisional Bali
1. Pendahuluan Konsep Sanga Mandala merupakan hasil penggabungan antara dua konsep utama, yaitu sumbu bumi (Kaja-Kelod) dan sumbu ritual. Sebagai tambahan, konsep ini berarti sembilan manifestasi Tuhan. Manifestasi ini t
Orientasi dalam Tata Ruang Bangunan
Selain memberikan nilai secara vertikal melalui konsep Tri Angga, terdapat juga tata nilai Hulu-Teben. Tata nilai ini membantu mencapai keselarasan antara bhuana agung (alam semesta) dan bhuana alit (manusia). Konsep Hul
Tri Angga dan Tri Loka
Konsep Tri Angga dan Tri Loka adalah bagian integral dari ajaran Tri Hita Karana yang melandasi keseimbangan manusia dengan alam semesta. Konsep ini mengatur susunan fisik (angga) dalam pola ruang dan kehidupan sehari-ha
Konsep Tri Hita Karana dalam Pola Ruang dan Perumahan Tradisional Bali
Tri Hita Karana adalah konsep mendasar dalam kehidupan masyarakat Bali yang berakar dari ajaran agama Hindu. Konsep ini menekankan harmonisasi antara alam semesta (bhuana agung) dan manusia (bhuana alit), yang merupakan
Fungsi Ruang dalam Tata Bangunan Bali
Tata bangunan Bali sangat kental dengan nilai-nilai budaya dan keagamaan. Setiap elemen ruang dalam tata bangunan ini memiliki fungsi khusus yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari serta upacara adat. Berikut adalah
Struktur dan Pembagian Bhuwana Agung dalam Bangunan Pura di Bali
Bhuwana Agung dalam konteks bangunan pura di Bali mencerminkan pandangan kosmologi Hindu Bali terhadap alam semesta. Struktur pura yang ada di Bali dirancang untuk merefleksikan berbagai tingkatan dunia serta hubungan sp
Makna dan Nilai Filosofis Tata Ruang Bangunan Tradisional Bali dalam Teks Asta Kosala Kosali
Arsitektur tradisional Bali memiliki keunikan yang kaya akan nilai filosofis dan spiritual. Kekuatan arsitektur ini tercermin dalam penerapan konsep-konsep Hindu yang menciptakan hubungan harmonis antara manusia, ruang,