Strategi

Strategi penataan ruang wilayah adalah langkah-langkah yang lebih nyata untuk mewujudkan tiap kebijakan penataan ruang yang telah ditetapkan yang mencakup kebijakan pengembangan struktur dan pola ruang wilayah provinsi.

Uraian strategi disusun sesuai dengan rincian kebijakan yang ditetapkan.

  1. Strategi untuk mewujudkan kebijakan pengembangan struktur ruang wilayah provinsi;
  2. Strategi untuk mewujudkan kebijakan pengembangan pola ruang wilayah provinsi, yang meliputi pengembangan kawasan lindung, kawasan budidaya, dan kawasan strategis provinsi.

Rumusan muatan strategi penataan ruang juga sebagai pengakomodasian dan jawaban atas rangkuman analisis SWOT dan pengembangan wilayah Provinsi Bali yaitu :

  1. Pengendalian pembangunan  di Bali Selatan
  2. Peningkatan dan pemerataan pembangunan ke arah  Bali bagian Utara, Bali bagian Timur dan Bali bagian Barat
  3. Peningkatan Pusat-Pusat Kegiatan Perekonomian, Pariwisata dan Kegiatan Lainnya ke luar Bali Selatan
  4. Perlindungan Genuine Bali : Pelestarian Alam Bali, Kesejahteraan Masyarakat Bali dan Keberlanjutan Budaya Bali
  5. Perlindungan kawasan berbasis Kearifan Lokal : Kawasan Suci, Kawasan Tempat Suci dan Sawah sebagai jatidiri Budaya Bali
  6. Pengembangan konektivitas antar Kab/Kota, ke kota-kota Nasional dan Internasional
  7. Pengembangan Sistem Tranportasi Terpadu Bali Selatan
  8. Peningkatan dan pemerataan pelayanan jaringan prasarana Wilayah
  9. Mitigasi bencana dalam pembangunan
  10. Pelestarian Alam dan Budaya Bali dalam ruang wilayah
  11. Perlindungan Pertanian yang berdaya saing dan Interasi Pariwisata dengan pertaian
  12. Perwujudan Bali sebagai Pulau Organik dan Bali Clean dan Green