Rencana Struktur Ruang

Rencana Struktur Ruang Wilayah Provinsi Bali

Kondisi eksisting sistem pusat pelayanan di Provinsi Bali berupa pelayanan Sistem Perkotaan  yang ada , meliputi :

  • Kota Denpasar sebagai Ibukota Provinsi
  • Kota Negara, Kota Tabanan, Kota Mangupura, Kota Gianyar, Kota Semarapura, Kota Bangli, Kota Amlapura dan Kota Singaraja sebagai Ibukota Kabupaten
  • Sebaran Kota-Kota ibukota Kecamatan di seluruh 8 Kabupaten
  • Sebaran Kota –Kota wisata (Jimbaran, Nusa Dua, Ubud, Sukawati)
  • Sebaran Kota-kota Pelabuhan (Padangbai, Gilimanuk, Celukan Bawang)

Selanjutnya atas dinamika yang berkembang terutama di dorong oleh sektor kepariwisataan, beberapa  kota di sekitar Kota Denpasar  secara fisik perkotaan memiliki kecenderungan menyatu satu sama lain (antar wilayah) yaitu dengan Kawasan Perkotaan Kuta, Jimbaran Nusa Dua, Mangupura, Sukawati, Gianyar, Ubud dan Tabanan, dan penyatuan ini telah ditetapkan secara nasional menjadi Kawasan Metropolitan Sarbagita.

Di sisi lain terdapat beberapa kota yang tumbuh mandiri dan menjadi pusat pelayanan wilayah antar Kabupaten seperti Kota Singaraja  yang melayani wilayah Kabupaten Buleleng, sebagian Kabupaten Bangli (Kec. Kintamani), sebagian Kabupaten Karangasem (sebagian Kec Kubu) atau sebagian Kabupaten Tabanan (sebag Kec Pupuan).

Kota Semarapura melayani kabupaten Klungkung sebagian Kabupaten Bangli dan sebagian Kabupaten Karangasem, karena merupakan lintasan menuju ke Kota Denpasar .

Terkait  rencana pengembangan Pusat –pusat wilayah, maka sesuai ketentuan ditetapkan Kawasan perkotaan yang berfungsi PKN, PKW, PKL dan PPK. Sebaran Hirarki pelayanan Kota –Kota ini dimantapkan dengan istilah Sistem Pusat Pelayanan Wilayah atau Sistem Perkotaan Wilayah.

Pusat-pusat pelayanan ini merupakan lokomotif pengembangan wilayah yang proses ini dapat terjadi apabila terhubungkan oleh Sistem Jaringan Prasarana Wilayah.

Sistem jaringan prasarana wilayah terdiri dari sisem jaringan tranportasi sebagai sistem jaringan prasarana utama dan jaringan prasarana wilayah lainnya.

Sistem jaringan prasarana wlayah lainya meliputi :

  1. sistem jaringan energi;
  2. sistem jaringan telekomunikasi;
  3. sistem jaringan sumber daya air; dan
  4. sistem jaringan prasarana lingkungan.