Analisis Pengembangan Pembangunan Berbasis Peran Masyarakat di Bali (Berdasarkan Lampiran Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 06/PRT/M/2007 tentang Pedoman Umum Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan)
Pendahuluan Bali sebagai sebuah pulau yang memiliki identitas kultural yang kuat, pada hakikatnya tumbuh dari nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kesadaran spiritual yang menjiwai kehidupan masyarakatnya. Dalam k
Analisis Kawasan dan Wilayah Perencanaan Bali: Pembelajaran Pasca Banjir 9–10 September 2025 (lanjutan – bagian rencana aksi kebijakan dan model evaluasi pasca-banjir)
Rencana Aksi Kebijakan dan Model Evaluasi Pasca-Banjir Peristiwa banjir besar Bali 2025 harus menjadi momentum pembelajaran untuk memperkuat sistem tata ruang yang tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim. Berdasarka
Analisis Kawasan dan Wilayah Perencanaan Bali: Pembelajaran Pasca Banjir 9–10 September 2025
Pendahuluan Bali sebagai pulau kecil dengan kepadatan penduduk tinggi, dinamika pariwisata global, dan sistem ekologi yang unik berbasis filosofi Tri Hita Karana, kini menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan ruang
Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL): Landasan Teknis Penataan Ruang yang Berkelanjutan di Bali
Penataan ruang dan bangunan bukan sekadar urusan fisik arsitektur atau estetika kota, melainkan merupakan bagian integral dari perwujudan ruang hidup yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan. Hal ini diatur secara
